cinta dunia

Petang tadi, berborak lagi dengan umi ( saya memang suka berborak dengan umi saya, akan cuba sedaya upaya mengekori dia)

Ada sahaja cerita yang keluar dari mulut umi, tentang itu dan tentang ini, semuanya saya rasa seronok dan ada pengajarannya yang tersendiri…

” jangan cintakan dunia ni sangat” kata umi.

Saya setuju, dan saya berkata,

“tak boleh bawak ke kubur pun, apalah sangat yang kita boleh bawak”

—————————————————————————————————–

Dunia selalu mendekati kita.

Dunia selalu menggoda kita.

Dunia selalu mengganggu kita.

Inilah hakikat dunia. Dunia adalah ciptaan-Nya khas untuk kita semua, sama ada makhluk yang bernyawa atau tidak. Kita golongan manusia, yang perlu mencorakkan dunia ini, yang perlu memakmurkan dunia ini, kerana kita adalah khalifah utusan-Nya.

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, ” Aku hendak menjadikan khalifah di bumi“…..(2:30)

Dan kitalah khalifah yang dimaksudkan. Mesti kita ingat amanah ALLAH ini. Wajib kita menjalankan tanggungjawab ini. Kita hiaskan dunia ini dengan corak Islam. Kembali semula kepada agama kita. Kembali secara keseluruhannya. Bukan setengah-setengah, Hanya mengambil yang sedap di hati kita, menolak yang tidak sesuai untuk diamalkan.

Inilah dunia. Semuanya seronok. Semuanya bahagia. Semuanya berbunga. Semuanya indah. Tetapi sering kita lupa, siapa penciptanya, siapa yang memberi kita semua nikmat yang sudah kita rasa, tidak terkira banyaknya dan jauh sekali untuk kita membalasnya kembali.

Cara untuk membalasnya ?

Gunakan apa yang ALLAH beri dengan cara yang betul, cara yang Islam suruh, dan cara yang akan buat ALLAH bertambah sayang kepada kita.

—————————————————————————————————————————————-

Dan di sini, saya ada ambil  dua firman ALLAH, dalam surah Al-Kahfi :

Dan buatkanlah untuk mereka (manusia) perumpamaan kehidupan dunia ini, ibarat air (hujan) yang Kami turunkan dari langit, sehingga menyuburkan tumbuh-tumbuhan di bumi, kemudian (tumbuh-tumbuhan) itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan ALLAH Maha Kuasa atas segala sesuatu” (18:45)

Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amal kebajikan yang terus-menerus adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan” (18:46)

—————————————————————————————————————————————–

Ingatlah kita di dunia ini tak lama. Hanya meminjam dari ALLAH dan akan memulangkannya kembali.

Kita yang memegang dunia, bukan dunia yang memegang kita….

p/s : esok ada aktiviti menarik bersama  ‘biru itu sejuk’

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s